Welcome and thank you for visiting. Hopefully this blog useful for you.
Showing posts with label Timnas. Show all posts
Showing posts with label Timnas. Show all posts

12.02.2011

Andik: Kaus Beckham Tak akan Dicuci 3 Hari

INILAH.COM, Jakarta - Pemain lincah timnas Indonesia Selection, Andik Vermansyah mungkin menjadi sosok yang paling bahagia. Ia berhasil mendapatkan kaus David Beckham.


Andik: Kaus Beckham Tak akan Dicuci 3 Hari
Andik Vermansyah menjadi sosok yang beruntung bisa mendapatkan kaus David Beckham dalam pertandingan persahabatan antar LA Galaxy dan Timnas Indonesia Selection, Rabu (30/11) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Ketika para pemain Indonesia lain harus gigit jari ketika meminta kaus Beckham, justru Andik yang beruntung. Beckham dengan sukarela memberikan kausnya kepada pemain yang tampil luar biasa dalam pertandingan tersebut.


Andik pun tidak bisa menyembunyikan rasa gembiranya karena mendapat kaos mantan punggawa Manchester United itu.
"Saya senang bisa mendapatkan kaus dia (Beckham). Saya tidak akan mencucinya selama tiga hari," kata Andik tertawa di area mixed zone usai laga.


Pertandingan antara LA Galaxy kontra Timnas Indonesia Selection sendiri berakhir untuk kemenangan David Beckham cs. dengan skor 1-0 berkat gol yang dicetak oleh Robbie Keane.
http://id.berita.yahoo.com




11.12.2011

Indonesia Kalahkan Singapura 2-0


Jakarta (ANTARA) - Timnas Indonesia mengalahkan Singapura 2-0 (2-0) pada pertandingan Grup A SEA Games 2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat.
Gol Indonesia tercipta lewat kaki Patrick Wanggai pada menit pertama dan Titus Bonai menit 37. Dengan hasil ini tim Garuda Muda mengumpulkan enam poin.
Bertanding di bawah cuaca yang panas, anak asuh Rahmad Darmawan langsung menggebrak dengan serangan tajam. Pertandingan baru berjalan satu menit Patrick Wanggai mampu menjebol gawang Singapura setelah menerima umpan dari Titus Bonai.
Unggul 1-0 membuat tim Garuda Muda terus menekan meski Singapura juga memberikan kejutan dengan serangan balik yang cepat. Lagi-lagi Patrick Wanggai mengancam gawang anak asuh Slobodan Pavkovic. Hanya saja tendangannya pada menit 17 mampu ditepis penjaga gawang.
Cuaca yang cukup terik membuat tempo permainan meningkat. Begitu pula dengan emosi pemain. Dampaknya pemain Singapura Navin Neil Vanu mendapatkan kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras kepada Mahardiga Lasut.
Unggul jumlah pemain, Indonesia terus menekan guna menggandakan gol. Namun upaya itu masih tertahan dibarisan pertahanan Singapura. Hingga akhirnya pada 37 Titus Bonai mampu memperdayai tiga pemain belakang dan penjaga gawang Singapura sehingga merubah kedudukan menjadi 2-0.
Gol kedua ini membuat gemuruh Gelora Bung Karno yang didominasi ribuan suporter tuan rumah. Hingga babak pertama usai kedudukan tetap 2-0 untuk Indonesia.
Memasuki babak kedua pertandingan bertambah sengit. Kedua tim secara bergantian melakukan tekanan. Emosi pemain juga meningkat sehingga Patrick Wanggai harus mendapatkan kartu kuning dari wasit.
Singapura meski kehilangan satu pemain tetap memberikan tekanan yang tidak kalah sengitnya. Anak asuh Slobodan Pavkovic terus menekan meski akhirnya tertahan. Indonesia mendapatkan kesempatan menciptkan gol lewat tendangan bebas Patrick Wanggai. Hanya saja tendangan itu mampu diblok penjaga gawang Singapura.
Upaya terus dilakukan lewat Titus Bonai dan Octovianus Maniani, hanya saja terus tertahan oleh barisan pertahanan Singapura. Pemain tuan rumah terlihat cukup frustasi meski tetap bersemangat. Hingga peluit panjang tanda pertandingan usai ditiup oleh wasit asal Filipina, Steve Supresencia Asistido kedudukan tetap 2-0 untuk Indonesia.
Susunan pemain Indonesia : Kurnia Meiga (gk), Seftia Hadi/Gunawan Dwi Cahyo, Mahardiga Lasut, Egi Melgiansyah (c)/Ramdani Lestaluhu, Octovianus Maniani, Hasim Kipuw, Ferdinan Sinaga/Andik Vermansyah, Diego Michiels, Titus Bonai, Patrick Wanggai (KK) dan Abdul Rahman.
Pemain Singapura : Mohamad Izwan Bin Mahmud (gk), Muhammad Safuwan Bin Baharudin/Muhammad Zulfahmi, Mohamad Afiq Bin Yunos, Navin Neil Vanu (KK)(KM), Muhammad Hafiz Bin Abu Sujad, Shandan Bin Sulaiman/Safirul Bin Sulaiman, Muhammad Irwan Shah Bin Arismail, Muhammad Yasir Bin Hanapi, Harris S/O Harun (c)(KK), Muhammad Shahir Bin Hamzah/Muhammad Al-Qaasimy dan Muhamad Khairul Nizam.

7.29.2011

Jangan Terlena! Jalan Timnas Menuju Brasil Masih Berliku

Jangan Terlena! Jalan Timnas Menuju Brasil Masih Berliku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jalan Tim Nasional (Timnas) Indonesia menuju Piala Dunia 2014 di Brasil masih panjang. Karenya kemenangan timnas atas Turkmenistan jangan menjadi terlena.
Timnas Indonesia harus melewati minimal dua babak kualifikasi untuk meraih mimpi ke piala dunia.
Belum lagi, adangan dari macan-macan Asia menanti pada babak selanjutnya. Menilik dari 20 negara yang lolos (lima negara sudah lolos otomatis, Red ), Indonesia menjadi satu-satunya negara yang menempati pot ke-2 pada babak kedua Kualifikasi Piala Dunia zona Asia yang lolos ke babak selanjutnya.
Pada babak ketiga, Indonesia berada diunggulan terakhir atau pot ke-4 bersama Korea Utara, Thailand, Singapura dan Libanon. Pengundian babak ketiga akan dilakukan pada Sabtu (31/7) di Brasil.
Pada babak itu juga, 20 negara akan dibagi ke dalam lima grup yang masing-masing grup diisi oleh empat negara. Juara dan runner-up nantinya akan melaju ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia.
Babak keempat juga masih berformat grup. Namun, hanya akan ada dua grup yang diisi oleh masing-masing lima negara.
Dua peringkat teratas babak keempat otomatis akan lolos ke putaran final Piala Dunia 2014 di Brasil. Peringkat ketiga dari dua grup tersebut akan diadu. Pemenang laga tersebut akan bertarung pada babak play-off melawan salah satu diantara wakil dari zona CONCACAF, CONMEBOL ataupun Oseania untuk menentukan tiket terakhir menuju Piala Dunia Brasil 2014. Tetap semangat Indonesia!
Hasil Babak Kedua Kualifikasi PPD 2014 (ket: yang dicetak tebal unggulan pertama dan skor merupakan total agregat):
Thailand 3-2 Palestina
Libanon 4-2 Bangladesh
Cina 13-3 Laos
Turkmenistan 4-5 Indonesia
Kuwait 5-1 Filipina
Oman 4-0 Myanmar
Arab Saudi 8-0 Hong Kong
Iran 5-0 Maladewa
Suriah 6-1 Tajikistan
Qatar 4-2 Qatar
Irak 2-0 Yaman
Singapura 6-4 Malaysia
Uzbekistan 7-0 Kyrgystan
UEA 5-2 India
Yordania 10-1 Nepal
Daftar Negara Unggulan Zona Asia Babak Ketiga Kualifikasi PPD 2014:
Pot 1 : Jepang, Australia, Korea Selatan, Iran, Cina.
Pot 2 : Uzbekistan, Qatar, Yordania, Arab Saudi, Kuwait.
Pot 3 : Bahrain, Suriah, Oman, Irak, UEA.
Pot 4 : Korea Utara, Thailand, Singapura, Indonesia, Libanon.

7.19.2011

Optimisme untuk Meneer Rijsbergen


PSSI mendapat banyak kecaman usai memecat pelatih Alfred Riedl dari jabatan pelatih kepala PSSI. PSSI lalu menunjuk mantan pelatih Trinidad & Tobago, Wim Rijsbergen. Rijsbergen mendapat tugas melatih timnas senior Indonesia, sementara untuk dua pertandingan kualifikasi pra-Piala Dunia 2014 melawan Turkmenistan.
Catatan Rijsbergen sebagai pemain maupun pelatih memang oke. Pria kelahiran 18 Januari 1952 itu sudah memperkuat timnas Belanda sebanyak 28 kali. Pria yang dulunya berposisi sebagai bek itu ikut mengantarkan Belanda masuk final Piala Dunia 1974 dan 1978. Di level klub ia pernah berkostum Feyenoord dan FC Utrecht.
Sebagai pelatih, pria dengan nama lengkap Wilhelmus Gerardus Rijsbergen ini pernah menangani salah satu tim junior terbaik di Eropa, Ajax Amsterdam. Lalu di 2005 ia menjadi asisten Leo Beenhakker saat mempersiapkan Trinidad & Tobago menghadapi Piala Dunia 2006.
Rijsbergen pun turut berperan membawa Trinidad & Tobago masuk Piala Dunia 2006. Dan ditunjuk menjadi pelatih kepala pada 2007.
Lalu di awal 2011 Rijsbergen ditunjuk melatih klub PSM Makassar, yang waktu itu terlibat di Liga Primer Indonesia (LPI).
Penunjukkan Rijsbergen memang dadakan. Persiapan melatih timnas sebelum laga pertama melawan Turkmenistan pun sangat mepet, hanya 10 hari. Meski demikian optimisme tampaknya melambung tinggi di kubu Indonesia.
"Saya selalu memiliki optimisme tinggi sebelum bertanding. Jika kami pesimistis, lebih baik tinggal di rumah saja," tegas Rijsbergen ketika ditemui sejumlah wartawan di kantor PSSI, Senin (18/7).
Bukan cuma di pihak timnas, sebagian pembaca Yahoo! Indonesia pun demikian. Dari polling yang digelar sejak Kamis (14/7) hingga Senin (18/7) pagi dengan pertanyaan: "Peluang Timnas di Bawah Wim?" terkumpul sebanyak 7017 jawaban.
2578 suara (37%) yakin Rijsbergen akan membawa Bambang Pamungkas dkk lebih berprestasi. Lalu yang menilai timnas malah lebih jelek saat ditangani Rijsbergen tak sedikit. Sekitar 2497 suara (36%).
Hanya 28 persen (1942 suara) yang yakin pencapaian timnas stagnan alias tidak maju-maju.
Idealnya kita terus dukung dan doakan timnas Indonesia. Dan tak lupa mengawal proses reformasi PSSI yang kini dipimpin oleh Djohar Arifin Husin dan Farid Rahman.

Boaz Beri kepercayaan Diri Bagi Pemain Timnas

Boaz Solossa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kehadiran Boaz Solossa tidak hanya menambah kualitas, tim namun juga menyuntikkan bekal kepercayaan diri bagi pemain lain. Statusnya sebagai pemain terbaik sekaligus top skor Liga Super Indonesia juga membawa dampak psikologis bagi lawan yang akan dihadapi. Hal tersebut diutarakan pengamat sepak bola Edi Ellison mengomentari “comeback-nya” Boas di partai Pra-Piala Dunia.
“Tidak dipungkiri, Boaz adalah pemain terbaik Indonesia saat ini. Ketajaman dan kecepatannya dapat menjadi senjata melawan Turkmenistan nanti,” kata Edi saat dihubungi Republika, Senin (18/7).
Hadirnya Boaz juga membawa harapan untuk memetik hasil positif di laga yang akan berlangsung di Ashgabat. Walau memprediksi peluang kemenangan cukup berat, Edi memandang hasil imbang realistis dicapai. Untuk mewujudkan hal itu, satu hal yang menurutnya perlu diperhatikan para pemain adalah mental bertanding. “Ini sangat penting agar kita tidak kalah sebelum pertanding,”
Terkait faktor mental dan motivasi, dia mengaku yakin pada 19 pemain tim nasional akan melakukan yang terbaik. Kapasitas kepelatihan Wim Rijsbergen yang baru ditunjuk beberapa hari jelang pertandingan dinilainya dapat membantu memotivasi para pemain di lapangan.
Berhubung lawan yang dihadapi akan cenderung memainkan bola panjang, dia menilai tim nasional harus menumpuk pemain di baris belakang dan tengah. Kehadiran Ricardo Salampesy, kata dia, dapat jadi tumpuan membendung serangan lawan, sembari coba mencuri serangan balik lewat Boas dan Oktovianus Maniani.


source: http://id.berita.yahoo.com